
Kubernetes sering dianggap sebagai teknologi yang kompleks dan hanya cocok untuk DevOps atau engineer berpengalaman. Padahal, dengan memahami konsep dasarnya secara bertahap dan langsung mempraktikkannya, Kubernetes dapat dipelajari dengan lebih mudah.
Tutorial series ini dirancang untuk membantu pemula memahami konsep dasar Kubernetes sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Kita akan mulai dari mengenal apa itu Kubernetes, menyiapkan Kubernetes secara lokal, memahami hubungan antara container dan pod, hingga bagaimana Kubernetes menjalankan dan menjaga aplikasi tetap tersedia.
Tidak hanya belajar konsep, tutorial ini juga akan membahas bagaimana aplikasi dapat diakses dari luar Kubernetes, menggunakan domain, melakukan health check, serta mengelola konfigurasi aplikasi menggunakan ConfigMap dan Secret.
Dari Server Fisik hingga Kubernetes
Sebelum masuk ke Kubernetes, kita perlu memahami mengapa Kubernetes muncul dan masalah apa yang ingin diselesaikan. Pada bagian ini, kita akan melihat evolusi cara aplikasi dijalankan, mulai dari physical server, virtual machine, container, hingga container orchestration. Kita juga akan memahami perubahan kebutuhan aplikasi modern seperti scalability, availability, portability, dan automation yang menjadi dasar penggunaan Kubernetes.
Kamu harus login untuk mengakses video
Membangun Playground Kubernetes di Laptop
Sebelum mulai bermain dengan Kubernetes, kita akan menyiapkan Kubernetes cluster yang dapat dijalankan langsung di komputer lokal. Pada bagian ini, kita akan memahami komponen dasar sebuah cluster dan melakukan setup environment.
Kamu harus login untuk mengakses video
Container vs Pod
Pod adalah salah satu konsep paling fundamental dalam Kubernetes. Pada bagian ini, kita akan memahami apa itu Pod, mengapa Kubernetes tidak langsung menjalankan container, serta bagaimana Pod menjadi tempat container aplikasi dijalankan.
Kamu harus login untuk mengakses video
Self-Healing and Scaling
Bagaimana jika aplikasi kita tiba-tiba mati? Atau bagaimana jika kita membutuhkan beberapa instance aplikasi secara bersamaan? ReplicaSet hadir untuk memastikan jumlah Pod yang diinginkan selalu tersedia. Pada bagian ini, kita akan memahami konsep desired state, self-healing, dan scaling dengan ReplicaSet, serta melihat bagaimana Kubernetes secara otomatis membuat kembali Pod yang hilang.
Kamu harus login untuk mengakses video
Cara Kubernetes Menemukan dan Mengakses Pod
Pod bersifat ephemeral—Pod bisa dibuat, dihapus, atau berpindah sehingga alamat IP-nya tidak dapat dijadikan alamat tetap untuk aplikasi. Service hadir sebagai stable front door yang menyediakan endpoint tetap untuk mengakses sekumpulan Pod. Pada bagian ini, kita akan memahami bagaimana Service bekerja, bagaimana Service menemukan Pod menggunakan label, serta mengenal beberapa tipe Service seperti ClusterIP, NodePort, dan LoadBalancer.
Kamu harus login untuk mengakses video
Reverse Proxy and Traffic Router dalam Kubernetes
Ketika jumlah aplikasi semakin banyak, kita tentu tidak ingin setiap aplikasi memiliki alamat dan konfigurasi aksesnya sendiri. Ingress memungkinkan kita mengatur bagaimana traffic dari luar diarahkan ke berbagai aplikasi di dalam Kubernetes. Pada bagian ini, kita akan memahami konsep Ingress sebagai reverse proxy dan traffic router, termasuk routing berdasarkan domain maupun path.
Kamu harus login untuk mengakses video
Apakah Aplikasi Sudah Siap Menerima Traffic?
Aplikasi yang sedang berjalan belum tentu sudah siap menerima request. Bisa saja container sudah berjalan, tetapi aplikasi masih melakukan proses startup atau loading data. Pada bagian ini, kita akan memahami ReadinessProbe dan bagaimana Kubernetes menggunakannya untuk menentukan apakah sebuah Pod sudah siap menerima traffic.
Kamu harus login untuk mengakses video
Mengelola Konfigurasi Aplikasi
Konfigurasi sebaiknya tidak ditanam langsung di dalam kode atau image aplikasi. Kubernetes menyediakan ConfigMap untuk memisahkan konfigurasi dari aplikasi sehingga konfigurasi dapat diubah tanpa harus membangun ulang container image. Pada bagian ini, kita akan belajar membuat ConfigMap dan menggunakannya sebagai environment variable maupun configuration file di dalam aplikasi.
Kamu harus login untuk mengakses video
Video tutorial
120 minutes
Self-Paced
Subscriber only